SMK IT Insan Toda

Kisah sukses Jeff Bezos, sempat kerja di McDonald’s hingga jadi orang terkaya dunia

Siapa yang tidak kenal dengan Jeff Bezos, pendiri Amazon tersebut menyabet gelar orang terkaya nomor satu di dunia, menggeser posisi Pendiri Microsoft, Bill Gates yang sekarang harus puas di posisi kedua. Bos Amazon tersebut tercatat mengantongi harta USD 120 miliar atau setara Rp 1.652 triliun. (kurs: Rp 13.774 per USD).

Namun siapa sangka, kesuksesan Jeff Bezos tidak lepas dari bayang-bayang masa sulit ketika masa mudanya. Di usia 16 tahun, dia juga pernah memiliki pengalaman bekerja di restoran cepat saji, McDonald’s

Bagaimana ceritanya? Dan apa yang dipelajari untuk menggapai kesuksesan? Dilansir dari CNBC, Selasa (16/4) berikut tips sukses ala Jeff Bezos :

Saat menginjak usia 16 tahun, Jeff Bezos bekerja di McDonald’s sebagai juru masak di sana. Jeff juga merupakan pribadi yang selalu bisa untuk tetap tenang di sela-sela kesibukannya.

Di sana, dia mempelajari segalanya dengan sangat detil, seperti misalnya cara membalikkan burger, perbaikan otomatisasi perusahaan, maupun saat dia harus mengangkat kentang goreng saat minyak mendidih.

Tak hanya itu, dia juga mempelajari bagaimana cara melayani pelanggan. “Saya baru menyadari bahwa melayani adalah sesuatu hal yang sulit, oleh karena itu pelayanan pada pelanggan merupakan prinsip utama dari Amazon kini,” tuturnya.

Dia mengingatkan, seseorang bisa belajar dari manapun dan harus dimulai dengan kesungguhan saat Anda mengerjakan sesuatu. Dengan itu, Anda akan menyerap ilmu tersebut lebih cepat dan paham bagaimana mengoperasikanya di kemudian hari.

“Kalian bisa belajar arti tanggungjawab di mana saja, jika Anda sungguh-sungguh dalam mengerjakan apapun,” ungkapnya.

“Anda akan belajar banyak menjadi seorang remaja yang bekerja di McDonald, ini adalah pelajaran yang berbeda dengan apa yang Anda dapatkan di sekolah. Jangan pernah memandang rendah hal tersebut,” tandas Jeff Bezos.

Berawal dari karir tersebut, Jeff Bezos kini didaulat jadi orang terkaya di muka bumi.

Jeff Bezos, pendiri situs Amazon kini didaulat sebagai salah satu orang paling kaya di dunia. Raksasa e-Commerce yang didirikannya pada 1994 silam meraih untung dengan nilai yang fantastis dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, di awal tahun ini Jeff Bezos meraup untung sebesar Rp 285 triliun, angka tersebut lebih besar dari angka yang diraup miliarder Warren Buffet di awal tahun 2018.

Menjadi orang terkaya sejagat, seperti apa prinsip dari Jeff Bezos? Diungkap, dia ternyata memiliki mentalitas yang disebut dengan istilah “Day 1”.

“Berada di hari pertama mengharuskanmu untuk bereksperimen dengan sabar, menerima kegagalan, menanam bibit, melindungi tunas, dan makin bersemangat saat melihat kesenangan pelanggan,” tulis Jeff Bezos.

“Budaya yang terobsesi pada pelanggan dapat menciptakan syarat-syarat di mana segala hal tersebut dapat terjadi,” lanjutnya menerangkan.

Untuk informasi, “Day 1” sebetulnya adalah nama gedung tempat pertama kali Amazon dikembangkan.

Jeff Bezos memang terkenal suka melakukan investasi-investasi untuk masa depan, bahkan ia juga kerap dikritik melakukan investasi yang tidak perlu.

Pada faktanya, berkat prinsip Day 1 ini, Jeff Bezos yang bersabar menanam bibit sudah dapat menuai hasil investasinya di masa sekarang.

Usaha Jeff Bezos terus berkembang. Dia juga sudah mengakuisisi supermarket.

Sejauh ini, Jeff Bezos sudah mengakuisisi rantai supermarket Whole Foods Market, situs resensi pembaca Goodreads, situs perfilman IMDb, situs penjualan pakaian dan sepatu Zappos, situs live-streaming Twitch, situs Alexa, dan masih banyak lagi.

Bukan hanya itu, Jeff Bezos juga mengembangkan pengaruhnya di dunia media.

Tercatat Jeff Bezos mengeluarkan USD 250 juta (Rp 3,3 triliun) untuk membeli The Washington Post pada tahun 2013. Tak cuma itu, media kenamaan Business Insider juga mendapatkan investasi dari pria tersebut pada tahun yang sama.

Yang paling mutakhir adalah inovasi berupa supermarket tanpa kasir bernama Amazon Go yang dibuka di Seattle.

Inovasi yang ditawarkan Amazon Go adalah pembeli bisa langsung keluar saat membeli barang.

Dengan memakai teknologi bernama Just Walk Out, barang-barang yang diambil dapat langsung terdeteksi oleh virtual cart.

Bagaimana dengan pembayarannya? Untuk pembayaran dapat langsung dilakukan lewat aplikasi Amazon Go, sehingga pembeli tidak perlu lagi mengantri dan bisa langsung pergi setelah selesai berbelanja.

Sumber : merdeka.com