SMK IT Insan Toda

10 Cara Mudah untuk Ajari Anak Literasi Finansial (Part 1)

Moms, sudahkah Anda mengajarkan anak literasi finansial? Ini penting sekali, lho! Mengutip laman GLN Kemdikbud, literasi finansial adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial. Literasi finansial perlu dimiliki anak, untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.

Singkatnya, kalau anak sejak dini punya literasi finansial yang baik, maka berbagai aspek kehidupannya hingga dewasa nanti akan baik juga.
Lantas, bagaimana caranya? Ternyata tidak sulit kok, Moms! Orang tua tidak perlu jadi ahli keuangan untuk mengajarkannya pada anak. Coba saja cara mudah yang dijelaskan dalam Modul Literasi Finansial, Gerakan Literasi Nasional, Kemdikbud berikut ini:
  • Kenalkan kegiatan yang menghasilkan uang kepada anak.
Bila Anda punya usaha atau berdagang misalnya, jangan ragu untuk melibatkan anak agar anak mengerti berbagai prosesnya. Anak juga bisa membantu Anda menyerahkan barang dagangan pada pembeli atau menghitung bersama uang hasil dagangan hari ini.
Bila Anda seorang karyawan, jelaskan anak bahwa Anda mendapat gaji dari perusahaan setiap bulan sebagai penghargaan akan kerja keras Anda.
  • Beri anak mainan yang berkaitan dengan finansial.
Misalnya monopoli. Untuk anak yang lebih kecil, main pasar-pasaran atau kasir-kasiran juga baik untuk mengenalkan literasi finansial. Lebih baik lagi, kalau Anda ikut main bersama dengan mereka.
  • Beri contoh kepada anak bagaimana mengelola uang dengan baik.
Ajak anak berdiskusi tentang bagaimana ia bisa mengelola uang sakunya. Bila anak belum atau tidak biasa mendapat uang saku, coba jelaskan saat ia mendapat uang angpau. Ketika hari raya mungkin?
Anda juga bisa memberi contoh pada anak dengan menunjukkan catatan pengeluaran dan pemasukan keuangan keluarga yang Anda buat setiap bulan. Tidak usah rumit-rumit. Jelaskan saja sesuai dengan usia dan kemampuan pemahaman anak.
  • Dorong anak untuk membuat perencanaan keuangan sendiri.
Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari lho, Moms. Doronglah anak untuk berlatih membuat perencanaan keuangan yang lebih beragam. Seperti perencanaan membeli barang yang ia inginkan, menyumbang kegiatan yang ia sukai, membeli kado untuk sahabatnya hingga perencanaan biaya liburan.
  • Biasakan anak menabung sejak balita.
Anda bisa membelikan anak celengan sejak dini. Anda juga bisa membuatkan anak rekening tabungan sendiri lho, Moms! Cari saja bank yang terpercaya dan punya produk simpanan khusus anak. Punya rekening lengkap dengan buku tabungan sendiri pasti akan membuat anak bangga. Hasilnya, ia bisa lebih rajin menabung!
sumber : Kumparan.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.